Rabu, 04 Mei 2011

"Komisi8yahoo.com" dan Transparansi Anggota Dewan

Artikel berikut mencakup topik yang baru saja pindah ke tengah panggung - setidaknya tampaknya begitu. Jika Anda sudah berpikir Anda perlu tahu lebih banyak tentang hal itu, inilah kesempatan Anda.
JAKARTA, KOMPAS.com - Tulisan pelajar Indonesia di Australia, Teguh Iskanto, menggambarkan dinamika yang berjalan saat para pelajar melakukan audiensi dengan anggota Komisi VIII yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Negeri Kanguru tersebut (Baca: Inilah Studi Banding DPR di Australia). 

Di bagian akhir tulisannya, Teguh menceritakan bagaimana para anggota Dewan "gelagapan" saat ditanya alamat emailnya. Menanyakan alamat email adalah hal lumrah di era masyarakat moderen saat ini. Entah memang tak punya alamat email pribadi atau memang tak ingin membagi alamat emailnya, akhirnya yang keluar adalah alamat email: komisi8@yahoo.com.

"Setelah acara selesai, seorang kawan mencoba mengirim test mail (via BB) ke: komisiviii@yahoo.com, komisi8@yahoo.com, komisidelapan@yahoo.com, komisiviii@yahoo.co.id, komisi8@yahoo.co.id, komisidelapan@yahoo.co.id. And guess what, none of the is working!! Semua email test bouncing back ke sender alias alamat email yang diberikan tidak ada," demikian cuplikan cerita Teguh.

Persoalan email bukan persoalan sepele. Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti mengatakan, apa yang dipaparkan pelajar Australia tentang email anggota Dewan itu menjadi prinsipil ketika disoroti dari sisi transparansi dan tata administrasi.

"Masak alamat email saja tidak punya? Itu menunjukkan administrasi kacau balau. Apalagi di zaman masyarakat modern seperti sekarang, mengurus email saja tidak becus. Mungkin dianggap sepele tapi jadi prinsipil. Bagaimana mau bicara hal yang substansi, untuk yang remeh temeh tidak selesai," kata Ray saat dihubungi Kompas.com, Kamis (5/5/2011).

Informasi tentang
disajikan di sini akan melakukan salah satu dari dua hal: baik itu akan memperkuat apa yang anda ketahui tentang
atau akan mengajari Anda sesuatu yang baru. Keduanya hasil yang baik.

Ia mengungkapkan, kejadian tersebut juga menunjukkan bahwa wakil rakyat menjaga jarak dengan rakyat yang diwakilinya. Transparansi yang diharapkan masih belum diwujudkan. Menurutnya, Dewan sudah seharusnya memanfaatkan perkembangan teknologi dan pola komunikasi yang semakin modern. Ia mencontohkan, dengan perkembangan pola komunikasi dan teknologi, maka pertemuan tatap muka menjadi tidak diperlukan.

"Audiensi tidak prinsipil mana kala persoalan email, website diselesaikan. Audiensi tatap muka tidak terlalu signifikan. Mereka bicara hal besar tapi hal prinsipil tidak diselesaikan. Bukan hanya komisi 8, hampir semua komisi bermasalah," ujarnya. 

Website 

Ray juga mencontohkan, website DPR yang beralamat di www.dpr.go.id juga sudah saatnya dievaluasi. Menurutnya, informasi yang disajikan usang dan tidak up to date. Idealnya, website parlemen secara terbuka menginformasikan kegiatan masing-masing alat kelengkapan dan anggota Dewan. Misalnya, kegiatan apa saja yang akan dilakukan masing-masing anggota semasa reses.

"Jadi kita bisa mengawasi ketika melihat dia roadshow di TV, padahal seharusnya melakukan kunjungan ke dapilnya. Kenapa tidak ada pemberitahuan melalui web DPR akan melakukan kunjungan ke mana saja, jadi masyarakat juga tahu dan mengerti kapan bisa ketemu," ujarnya.

Untuk akses secara personal, menurutnya, seorang anggota DPR seharusnya secara terbuka membuka akses alamat email atau website pribadinya ke publik. "Ini menjadi tolok ukur transparansi juga," kata Ray.

Wakil Ketua PPI Australia Dirgayuza Setiawan, kepada Kompas.com, juga sempat menanyakan, "Sudah dapat email valid Komisi X?" katanya sambil tertawa.

Di berbagai milis dan grup juga mulai beredar sindiran-sindiran, "Sudah dapat alamat emailnya komisi 8 blm? Nih alamatnya: k0m151d3L4p4n.ea@k0m151d3L4p4n.9R4t154n.90.id".

Semoga bagian di atas telah berkontribusi untuk pemahaman Anda tentang
. Berbagi pemahaman baru Anda tentang
dengan orang lain. Mereka akan berterima kasih untuk itu.

Wisata Budaya Sungai Musi Tak Berkembang

Jika Anda memiliki minat bahkan melewati di topik
, maka Anda harus melihat pada informasi berikut. Artikel ini mencerahkan menyajikan beberapa berita terbaru tentang masalah
.
PALEMBANG, KOMPAS.com - Wisata situs budaya di tepi Sungai Musi, Palembang, Sumatera Selatan, tak berkembang. Sebagian situs tersebut dalam kondisi rusak dan kurang terawat. Padahal, situs-situs tersebut kaya akan nilai sejarah dan budaya sehingga berpotensi besar menjadi wisata minat khusus.

Salah satunya adalah Kampung Kapitan yang merupakan salah satu kampung tua di tepi Sungai Musi. Kampung yang telah ditetapkan sebagai kawasan wisata sejak tahun 2007, Rabu (4/5/2011) siang, sepi tanpa pengunjung. Satu-satunya kios suvenir yang ada tutup.

Tiga rumah berusia ratusan tahun yang masih tersisa terlihat kusam dan mengalami kerusakan di banyak tempat. Warga sekitar menggunakan bangunan bernilai budaya tinggi tersebut untuk menjemur pakaian dan kasur sehingga membuat pemandangan kumuh.

Jumlah rumah kuno di kampung tersebut juga telah berkurang karena terdesak pembangunan bangunan-bangunan baru. Bangunan-bangunan baru yang mempunyai gaya modern tampak banyak dibangun di sekitarnya sehingga mengurangi keaslian kawasan.

"Dahulu ada 15 rumah kuno di sini, tapi banyak yang telah dirubuhkan dan dibangun bangunan-bangunan baru. Sekarang tinggal dua rumah kuno yang dimiliki keluarga," ujar keturunan ke-14 dari Kapitan terakhir di Palembang Tjoa Ham Him, Benny Winardi (23).

Mereka dari Anda tidak akrab dengan yang terakhir pada
sekarang memiliki setidaknya pemahaman dasar. Tapi ada lagi yang akan datang.

Sejak sekitar abad ke-18, Kampung Kapitan dihuni para Kapitan atau warga Tionghoa yang diangkat pemerintah kolonial Belanda untuk mengawasi perdagangan di wilayah tersebut. Akulturasi budaya lokal, Tiongkok, dan kolonial Belanda masih dapat dilihat di tempat tersebut. Hingga saat ini, kampung berusia ratusan tahun tersebut masih dihuni keturunan langsung para kapitan yang masih memegang tradisi dan foto-foto lama kawasan itu.

Menurut Benny, perhatian maupun perlindungan pemerintah untuk melestarikan kawasan itu masih sangat minim. "Selama ini, belum ada bantuan dana pemeliharaan maupun renovasi kawasan. Setidaknya butuh dana Rp 1,5 miliar untuk renovasi satu rumah saja. Keluarga tak mampu menanggung seluruhnya," katanya.

Kawasan wisata Kampung Kapitan juga belum mampu menggerakkan ekonomi di sekitarnya. Tak terlihat adanya usaha berkaitan dengan pariwisata di sekitar kawasan. Pengunjung datang hanya pada hari libur. Paling kami hanya menarik biaya parkir, kata Makruf, warga sekitar.

"Selain Kampung Kapitan, kanal-kanal kuno dari Sungai Musi yang diduga dibangun pada zaman Kerajaan Sriwijaya pun belum termanfaatkan sebagai wisata budaya. Sekarang ini sudah ada paket perjalanan menyusuri Sungai Musi tapi belum mencakup kanal ini. Padahal, sebenarnya bisa sangat menarik jika kanal sepanjang tiga kilometer ini menjadi paket wisata," tutur Kepala Balai Arkeologi Palembang, Nurhadi Rangkuti dalam lokakarya pelestarian Situs Musi yang diselenggarakan Miyara Sumatera Foundation.

Terkait hal itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah Kota Palembang Faisyar mengatakan, Pemerintah Kota Palembang telah berusaha melakukan penataan wilayah situs-situs Sungai Musi. "Tapi memang belum terlalu terlihat hasilnya. Beberapa penataan juga justru menuai kritik," ujarnya.

Menurut Faisyar, Pemerintah Kota Palembang telah menyadari situs-situs Sungai Musi sebagai potensi wisata budaya. Sejumlah rancangan telahh dibuat, namun implementasi masih terhambat.

Itulah terbaru dari pihak berwenang
. Setelah Anda terbiasa dengan ide-ide ini, Anda akan siap untuk pindah ke tingkat berikutnya.

Selasa, 03 Mei 2011

"El Clasico V" Akhir Mimpi Buruk Mourinho

Bayangkan waktu berikutnya Anda bergabung dengan diskusi tentang
. Ketika Anda mulai berbagi fakta
menarik di bawah ini, teman-teman Anda akan benar-benar takjub.
BARCELONA, KOMPAS.com - Pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions antara Real Madrid dan Barcelona mengakhiri mimpi buruk pelatih "Los Blancos" Jose Mourinho. Meski Madrid bermain imbang 1-1 dan tersingkir dengan agregat 1-3, setidaknya Mourinho melihat pasukannya mengakhiri pertandingan dalam keadaan "utuh".

Mourinho selalu melihat tim binannya mengakhiri pertandingan dengan sepuluh pemain dalam lima pertemuan sebelumnya dengan Barcelona. Sebelum pertandingan leg pertama, Rabu (27/4/2011), Mourinho bahkan sempat mengatakan akan melatih anak didiknya bermain dengan 10 orang khusus untuk melawan Barcelona.

Berikut ini adalah rekaman enam pertemuan terakhir tim asuhan Mourinho bertemu Barcelona.

1. Inter Milan melawan Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions, di Camp Nou 28 April 2010.

Inter bermain dengan sepuluh orang menyusul kartu merah yang diterima Thiago Motta pada menit ke-26, menyusul pelanggaran kepada Sergio Busquets.

Inter kalah 0-1 akibat gol Gerard Pique pada menit ke-84. Namun, Inter tetap lolos karena pada leg pertama menang 3-1.

2. Real Madrid melawan Barcelona di Liga BBVA, di Camp Nou, 29 November 2010.

Dalam pertemuan pertamanya dengan Barcelona sebagai manajer Real Madrid ini, Mourinho dipaksa melihat timnya menyerah 0-5. Itu masih ditambah kartu merah yang diterima bek Sergio Ramos setelah melanggar Lionel Messi pada menit ke-90+2.

Jika Anda tidak memiliki detail yang akurat tentang
, maka Anda mungkin membuat pilihan yang buruk pada subjek. Jangan biarkan hal itu terjadi: terus membaca.

3. Real Madrid melawan Barcelona di Liga BBVA, di Santiago Bernabeu, 16 April 2010.

Madrid bermain imbang 1-1. Barcelona unggul lebih dulu melalui Lionel Messi pada menit ke-63 dari titik penalti dan Madrid membalas melalui Cristiano Ronaldo pada menit ke-82, juga dari titik penalti.

Kedua gol terjadi dalam keadaan Madrid bermain dengan sepuluh pemain, menyusul kartu merah yang diterima bek Raul Albiol setelah melanggar David Villa pada menit ke-51.

4. Madrid bertemu Barcelona di final Copa del Rey, di Mestalla, 20 April 2010.

Madrid menang 1-0 berkat gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-103. Mereka bermain dengan sepuluh orang setelah pemain sayap Angel Di Maria menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Lionel Messi pada menit ke-120.

5. Madrid bertemu Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions, di Santiago Bernabeu, 27 April 2010.

Madrid bermain dengan sepuluh orang sejak menit ke-60, menyusul kartu merah yang diterima bek Pepe akibat melanggar Dani Alves. Madrid menutup pertandingan dengan kekalahan 0-2 akibat gol Lionel Messi pada menit ke-76 dan ke-87.

6. Madrid melawan Barcelona di leg kedua semifinal Liga Champions di Camp Nou, Selasa (3/5/2011).

Pertandingan berakhir imbang 1-1. Sementara gol Barcelona dicetak Pedro pada menit ke-54, gol Madrid dicetak Marcelo, sepuluh menit setelahnya.

Pemimpin pertandingan, wasit Frank De Bleeckere, mengeluarkan lima kartu kuning, dengan satu di antaranya untuk pemain Barcelona, Pedro.

Apakah ada benar-benar ada informasi tentang
yang nonesensial? Kita semua melihat hal-hal dari sudut yang berbeda, sehingga sesuatu yang relatif tidak signifikan untuk yang satu akan sangat penting untuk yang lain.

Kapal Perang AS di Bali, Ada Apa

Paragraf berikut ini merangkum karya para ahli
yang benar-benar akrab dengan semua aspek
. Heed saran mereka untuk menghindari kejutan
.
DENPASAR.KOMPAS.com - Militer AS kembali menjadi sorotan pasca keberhasilan mereka melakukan operasi yang menewaskan pimpinan tertinggi Al-Qaeda, Osama Bin Laden. Sebuah kapal perang khusus penjinak ranjau milik AS, USS Guardian McM 5, Selasa (03/05/2011) pagi, merapat di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali. Ada apa?

Saat dikonfirmasi, Komandan Pangkalan Laut Denpasar Letkol TNI Wayan Suarjaya mengatakan, kedatangan USS Guardian McM 5 ini tak ada kaitannya dengan operasi militer terkait terorisme.

Jika Anda dasar apa yang Anda lakukan pada informasi yang tidak akurat, Anda mungkin akan tidak menyenangkan terkejut oleh konsekuensi. Pastikan Anda mendapatkan cerita
keseluruhan dari sumber-sumber informasi.

"Kedatangan kapal tersebut salah satunya untuk menjalin kerjasama dan mempererat persaudaraan TNI AL dengan US Navy," jelas Suarjaya.

Rencananya, 84 awak kapal USS Guardian McM ini akan menikmati keindahan Pulau Dewata, Bali, sebelum melakukan misi kerjasama dan latihan bersama TNI AL di Surabaya. "Rencananya mereka akan tinggal di Bali selama lima hari untuk menikmati Bali sebagai pulau yang indah, sebelum melakukan perjalanan ke Surabaya untuk latihan disana," kata Kapten kapal USS Guardian Leutnant Comander K.R Brown yang diwakili oleh Capt Adrian Jansen, Atase AL Kedutaan Besar Amerika untuk Indonesia.

Kapal USS Guardian ini memiliki bobot mencapai 1250 ton dengan panjang 67 meter dan selalu dalam garda depan setiap pertempuran dilaut untuk menjinakkan ranjau. "Kapal ini memang khusus untuk penjinak ranjau, sehingga ketika kita dihadapkan dengan ranjau didasar laut, maka kapal inilah yang posisinya paling depan," papar Capt Adrian Jansen.

Sekarang Anda bisa menjadi ahli percaya diri pada
. OK, mungkin bukan pakar. Tapi Anda harus memiliki sesuatu untuk membawa ke meja waktu berikutnya Anda bergabung dengan diskusi tentang
.

Senin, 02 Mei 2011

Mourinho Rusak Reputasi Madrid

Anda harus dapat menemukan beberapa fakta yang sangat diperlukan tentang
dalam paragraf berikut. Jika ada setidaknya satu fakta anda tidak tahu sebelumnya, bayangkan perbedaan itu bisa membuat.
MUENCHEN, KOMPAS.com - Pelatih legendaris Bayern Muenchen, Ottmar Hitzfeld, menilai Jose Mourinho telah merusak reputasi dan nama besar Real Madrid. Sebab, Mou telah menuduh ada konspirasi besar pada kemenangan Barcelona atas timnya.

Barca menekuk Madrid 2-0 pada leg pertama semifinal Liga Champions, pertengahan pekan lalu. Dalam laga itu, bek Madrid, Pepe, dan Mou diusir wasit Wolfgang Stark. Seusai laga, Mou langsung mencak-mencak dan mengatakan pertandingan tersebut penuh skandal.

Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang sudah Anda ketahui tentang
? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan paragraf yang tersisa?

"Mourinho telah merusak reputasi dan citra klub legendaris (Madrid). Tentunya, Mourinho tahu dia akan dikritik dan itu benar-benar terjadi setelah pernyataannya," tulis Hitzfeld dalam kolomnya di tabloid Kicker.

Buntut dari segala kontroversi ini akan berlanjut di meja hukum. Baik pihak Barca dan Madrid telah menyiapkan tuntutan mereka kepada masing-masing pihak. Menurut Hitzfeld, pasukan Barca tentu akan memberikan respons kuat terhadap mulut besar Mourinho pada leg kedua nanti di Camp Nou, Rabu (4/5/2011) dini hari WIB.

"Barca harus membuat dia (Mourinho) membayar ini di lapangan," tegas Hitzfeld. 

Ada banyak mengerti tentang
. Kami dapat menyediakan Anda dengan beberapa fakta di atas, tetapi masih ada banyak lagi untuk menulis tentang dalam artikel berikutnya.

Minggu, 01 Mei 2011

Ruhut: Masih Percaya Gayus

Apakah Anda mencari beberapa informasi di dalam,
? Berikut adalah up-to-date laporan dari para ahli
yang seharusnya tahu.
JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Partai Demokrat Ruhut Sitompul meragukan kesaksian mantan pegawai Ditjen Pajak, Gayus Tambunan yang mengatakan bahwa selain dirinya, sejumlah tahanan, termasuk Aulia Pohan, sering keluar-masuk tahanan saat menjalani masa penahanan di Rutan Mako Brimob, Kelapa Dua Depok. Ruhut mengatakan, ia tak lagi percaya dengan apa yang disampaikan Gayus.


Oleh karena itu, apapun pengakuan Gayus dinilainya sebagai bualan, termasuk saat bersaksi di sidang Kompol Iwan Siswanto, 29 April lalu. "Kalau ditanya, ya pembual. Kan kalau kau tanya ke aku, dia (Gayus) membual aja. Contohnya,  yang dia bilang pas di sidang sumber uangnya kan dari perusahaan Aburizal Bakrie. Eh, setelah vonis, dia konpers (konferensi pers) sama Adnan Buyung, bukan uang Aburizal. Aku enggak percaya sama Gayus dan Iwan," katanya kepada Kompas.com, Senin (2/5/2011).

Saya percaya bahwa apa yang Anda telah membaca sejauh ini informatif. Bagian berikut ini harus pergi jauh ke arah membersihkan setiap ketidakpastian yang mungkin tetap.

Anggota Komisi III DPR RI ini mengatakan, apa yang diungkapkan Gayus merupakan manuver karena sudah tertangkap. Menurutnya, Gayus tengah mencari "kawan". Kesaksian itu dinilai tak disertai bukti hukum yang bisa mendorong dilakukan penelusuran lebih lanjut. Jika da bukti, tentu kesaksian Gayus tak hanya menjadi kesaksian biasa.

"Tetapi, kalau yang dibilang tertangkap tangan ya enggak pandang bulu. Jadi jangan misalnya katanya Susno, lalu Williardi, kalau dia (Gayus) baik pasti dilaporkan. Coba sekarang tanya Susno, pasti dia bilang enggak, Williardi juga pasti bilang enggak. Supaya hal ini tidak terjadi, polisi harus tingkatkan kewaspadaan, tetapi paling tidak yang tertangkap tangan itu yang diproses," ujarnya.

Dalam keterangannya saat bersaksi dalam persidangan mantan Kepala Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Kompol Iwan, Gayus mengungkapkan, keluarnya ia dari tahanan juga dilakukan oleh sejumlah tahanan lainnya. Gayus menyebut ada empat tahanan yang melakukan hal serupa yaitu dua mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia, Maman Sumantri dan Aulia Pohan yang juga adalah besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Kepala Bareskrim Polri Komjen Susno Duadji, dan mantan Kepala Polres Jakarta Selatan Kombes Williardi Wizar.

"Setelah dua (sampai) tiga minggu di sana, saya perhatikan sepertinya Pak Aulia, Pak Maman, Pak Williardi, dan Pak Susno hampir tidak pernah ada di tempat," kata Gayus.

Tidak ada keraguan bahwa topik
bisa menarik. Jika Anda masih memiliki pertanyaan yang belum terjawab tentang
, Anda mungkin menemukan apa yang Anda cari dalam artikel berikutnya.

Menang Tipis, Milan 3 Angka dari Scudetto

Apakah Anda pernah bertanya-tanya apa sebenarnya dengan
? Informatif laporan ini dapat memberikan Anda wawasan tentang semua yang anda pernah ingin tahu tentang
.
MILAN, KOMPAS.com - AC Milan menang 1-0 atas Bologna pada duel pekan ke-35 Serie-A, di San Siro, Minggu (1/5/2011). Mereka kini menguasai klasemen dengan 77 poin atau unggul delapan angka dari pesaing terdekat, Inter Milan yang juga sudah melakoni 35 pertandingan.

Kemenangan Milan ditentukan oleh gol gelandang Mathieu Flamini pada menit kedelapan. Flamini membobol gawang tim tamu dengan memanfaatkan bola muntah hasil tembakannya sendiri yang dimentahkan Emiliano Viviano.

Setelah gol itu, Bologna bermain lebih defensif dan AC Milan pun kesulitan mengalirkan serangan sampai tuntas. Setidaknya, itu terlihat dari hanya terciptanya satu peluang yang diciptakan Milan, sejak gol Flamini sampai turun minum, yaitu melalui eksekusi Kevin Prince Boateng dari tengah kotak penalti, yang meleset dari sasaran pada menit ke-37.

Bologna sendiri masih sempat menciptakan satu peluang gol melalui Riccardo Meggiorini pada menit ke-38. Dari tengah kotak penalti, ia menembakkan bola ke tengah gawang, yang bisa dimentahkan Christian Abbiati.

Permainan tak banyak berubah di babak kedua. Milan konsisten memberikan tekanan. Namun, alur umpan mereka kerap patah di tengah jalan sehingga kesulitan mendapat peluang.

Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang sudah Anda ketahui tentang
? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan paragraf yang tersisa?

Kalaupun ada serangan yang berujung eksekusi, usaha Milan mentah di tangan Viviano, seperti eksekusi akurat Robinho pada menit ke-61.

Milan mendapat kesempatan menambah keunggulan ketika Fransesco Della Rocca diganjar kartu merah pada menit ke-82, menyusul pelanggarannya kepada Andrea Pirlo. Sayang, meski semakin mendominasi, Milan terus mengalami kegagalan menembus benteng tim tamu.

Selama 90 menit, Milan menguasai bola sebanyak 63 persen dan menciptakan empat peluang emas dari sepuluh usaha. Adapun Bologna melepaskan satu tembakan akurat dari enam usaha.

Dengan begitu, dengan memenangi satu laga lagi, Milan akan menjadi juara, karena koleksi poin mereka melampaui poin maksimal yang mungkin diraih Inter. Itu mungkin terjadi saat mereka menyambangi AS Roma, 7 Mei mendatang.

Susunan pemain:
Milan:
Christian Abbiati; Thiago Silva, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate; Massimo Ambrossini, Kevin-Prince Boateng (Andrea Pirlo 81), Clarence Seedorf, Mathieu Flamini; Antonio Cassano (Giacomo Beretta 86), Robinho

Bologna: Emiliano Viviano; Miguel Britos, Daniele Portanova, Nicola Cherubin, Vangelis Moras; Albin Ekdal (Henry Gimenez 71), Massimo Mutarelli, Gaby Mudingayi, Matteo Rubin (Gaston Ramirez 54), Riccardo Meggiorini (Francesco Della Rocca 54); Marco Di Vaio

Wasit: Andrea De Marco

Jika Anda telah mengambil beberapa petunjuk tentang
bahwa Anda dapat memasukkan ke dalam tindakan, maka dengan segala cara, melakukannya. Anda tidak akan benar-benar dapat memperoleh manfaat dari pengetahuan baru Anda jika Anda tidak menggunakannya.